Posts

Showing posts from May, 2020

Contoh Puisi Anak

GIGI Waktu itu gigiku goyang seperti gempa bumi, dan ibu mengajakku ke dokter gigi. Petugas loket pendaftaran bilang gigiku dicabut jam dua ternyata bukan dan itu jam setengah tiga. Aku melihat gigiku yang dicabut begitu putih mekar seperti melati. Dan rasanya mau tumbuh jadi gigi orang dewasa dan aku menunjukkan gigiku yang ompong ke teman-teman. Mereka tertawa seperti suara beruang. Aku lalu membuka kembali perpustakaanku GADIS YANG MENCINTAI SI BURUK RUPA Di hutan yang sangat aneh salju turun di bulan Juni dan sebuah istana, dihuni barang-barang antik. Mereka bisa bicara. Di dalam keanehan itu bersembunyi seorang buruk rupa egois. Ia dikutuk penyihir. Mereka tidak memberitahu itu pada seorang gadis bernama Bella semacam rahasia di buku diari. Bella berambut secoklat bola mata ibuku. Dia gadis yang suka membaca seperti buruk rupa. Mungkin karena itu mereka jatuh cinta. Si buruk rupa memiliki perpustakaan besar, den

Puisi Samudra yang Luas

Jika cerita kita adalah sebuah puisi tentang samudra biru yang luas. Maka aku adalah ombak yang bersyukur karena menepi pada pantaimu yang tenang. Di sepanjang lautan aku berkelana, menyimpan emosi terdalam tentang kehidupan sedalam lautan mampu menampungnya. Lalu kau dengan cahaya matahari yang memantul - mantul di antara butir pasirmu, tersenyum menyambutku dan mengatakan “duduklah di sini sejenak, tak ada yang perlu kau khawatirkan. semua akan baik - baik saja.” Kamu yang berada di sebrang samudra itulah pantai yang membuatku selalu ingin menepi dan pulang. Hanya padamu. Tertanda Ombak. Hari ini cerah, aku akan pulang dengan membawakan beberapa spesies bintang laut yang lucu - lucu. Semoga kau suka.

Puisi RENUNGKAN

RENUNGKAN Pada Saat ini……….. Ku hanya bisa Tersenyum Terenyum seakan  Aku ingin Membuat Apa dan siapakah diriku Tapi  Aku Harus Bisa…… Karena sebuah pepatah sudah Mengatakan kawan Yang tertuju dalam diriku Berdo’a, Bekerja, Berusaha Memanfaatkan Peluang Orang tua mengatakan Kita orang kecil berhematlah Ingatlah Tanyakan pada diri kamu sendiri Dalam penggalan puisi diatas terkandung beberapa makna yang mungkin perlu kita resapi, pada puisi RENUNGKAN ini semoga bermanfaat  bagi pembaca di  Analisis Puisi  ini serta akan menjadikan pedoman dalam hidup kita semua Baris #1                      Pada Saat ini Ø    Di umurku yang kian lama kian bertambah aku menginginkan Hidup ku seperti ini, Ø    Aku menginginkan Hidupku masih penuh canda tawa, tak ada duka yang tersirat meski itu terkait dalam hati yang terselip dalam tubuh ini Ø    Aku terduduk di kursi ini memikirkan apakah yang akan terjadi nanti Ø    Memikirkan Bergunakah hidupku ini Ø    Memikirkan

Puisi Samudera

Samudera Diri manusia adalah samudra dalam dan luas malaekat dan setan membunyikan genderang perang berkejaran di atas ombak-ombak terpental kepantai lantas menggapai langit dengan jemari dan kuku-kukunya satu kalah satu menang by Inggit Putria Marga A. Tema Puisi Samudra ini mempunyai tema kemanusiaan. Pendapat Penulis yang diceritakan penyair dalam puisi tersebut adalah disimbolkan melalui samudra yaitu jiwa manusia yang yang tak bisa ditebak antar manusia yang lain, “diri manusia adalah samudra dalam dan luas” tetapi walau demikian jiwa manusia yang luas tersebut tidak luput dari godaan setan “malaikat dan setan membunyikan gendering perang”, hal ini adalah sebuah kode aksian tentang bagai mana gejolak yang terjadi dalam jiwa manusia, konflik batin yang ditimbulkan oleh bisikan setan dan malakat. Terkadang jiwa manusia menang sebab bisikan malaikat lebih kuat jika dibandingkan dengan bisikan setan tetapi terkadang sebaliknya. berkejaran di atas omba